Rapuh
Aku serupa ahasveros saja
Mengembara sendiri tak tahu kapan berhenti
Langit sendiri semakin mati
Membiarkan aku tenggelam dalam dunia
Menyelami hidup, mengobar api
Biar aku sendiri saja yang sudahi
Tak peduli cinta atau benci
Selama apa yang bisa ku selami
Memutar roda dan menghentikannya
Kupecah ombak membelah lautan
Kini semakin melirih
Selirih suaraku yang kian mendesah
Selemah tanganku tuk kobarkan kembali api
Dalam heningnya hutan, pecahnya debur ombak
Kulihat pepohonan makin hitam kelam
Entah mataku atau dunia yang jadi hitam
Sepertinya mataku rindu tuk terpejam
Filed under: mind n' soul